Jumat, 04 Mei 2012
situs batu tulis bogor
SITUS BATU TULIS BOGOR
Waktu berjalan begitu cepat ,masih teringat ketika dulu masih mengenyam pendidikan sekolah dasar,sekolah pernah mengadakan study tour kebeberapa lokasi diantaranya situs BATU TULIS ini.sekarang areanya begitu rindang dengan ruangan teras cukup bersih,namun sayangnya lokasinya samar dihimpit dengan pemukiman dan kantor.persoalan yang sudah lama dan klise untuk diperjuangkan,tapi tidak mengurungkan niat saya untuk ketempat yang menjadi salah satu saksi bisu pada jaman kerajaan Pakuan-Pajajaran pada 500 tahun yang lalu.
Menurut hikayat yang tertulis buku prasejarah diperpustakaan daerah kota bogor.batu tulis ini dibangun 1533 oleh Prabu Siliwangi sebagai tanda penghormatan kepada ayahandanya yang diberi gelar Prabu Guru Dewata Prana dan diberi gelar kembali dengan nama Sri baduga Maharaja Ratu Haji.
Dikompleks prasasti tersebut dilengkapi 15 peninggalan batu terasit batu yang berada di sepanjang sungai Cisadane.ada enam cungkup,satu berada di teras.dua berada diserambi dan yang enam ada dihalaman.menarik karena ada tiga batu yang mempunyai ornamen,batu yang bercapa telapak kaki,batu kedua bercap lutut,dan yang ketiga bertuliskan huruf palawa serta sanserkerta konon ketiga kaki batu tersebut adalah bentuk rasa penyesalan Prabu Surawisesa yang tak mampu menjaga keutuhan wilayah Pakuan-pajajarankarena kalah perang terhadap kerajaan Cirebon yang berlangsung selama 5 tahun karena kerajaan Cirebon di bantu oleh kerajaan Demak pada saat mereka terpukul mundur.tombak dan anak panah mereka luluh dengan gempuran mereiam dari kerajaan Demak.sehingga lascar Galuh(PAKUAN)tidak dapat menghindar menghadapi panah besi yang besar yang menyemburkan kukus ireng yang bersuara seperti Guntur dan memuntahkan logam panas
Batu tulis berada disebuah bangunan berukuran 5X5 meter.dipagari besi dan tanaman dibagian luarnya praktis lokasi ini tidak menarik perhatian dan tanda bahwa ada benda istimewa didalamnya.seperti nasib nasib purbakala lainnya ditambah lagi ketika sayamenemukan tempat ini,tulisan yang menandakannya berada dipapan nama dengan huruf begitu kecil hingga tak bisa terlihat bila anda tak datang untukmendekatinya.
Lokasi batu tulis teletak dijalan BATU TULIS,KELURAHAN BATU TULIS KECAMATAN BOGOR SELATAN.5 abad lalu wilayah ini adalah hutan belantara yang dingin dan senyap dan merupakan sarang harimau,bahkan menjadi sebuah mitos bagi masyarakat sekitar bahwa kerajaan Pajajaran sirna bersama puluhan harimau
Dahulu ada seorang Belanda bernama Scipio yang memimpin pencarian kembali situs batu tulis ini sekaligus membuka lahan tanah pedalaman Jakarta sesampai disana Scipio takjub melihat rombongan orang pribumi beramai ramai bersedekap memohon doa untuk para leluhurnya
Dan ketika Scipio melangkahkan kaki kedalam area batu tulis orang orang pribumi tersebut melarangnya karena takut melangkahi dan terjadi yang tidak diinginkan karena tempat itu sudah dikeramatkan,menurut mereka ditemapt itu terdapat tahta atau singgasana raja Pajajaran yang dijaga siluman Harimau dengan begitu bila anda sedang berada disana disarankan untuk tidak mengucapkan hal hal yang tidak patut.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar