Rabu, 28 September 2011

5 fakta mengerikan tentang HIV/AIDS

1. HIV tidak pandang buluSejak epidemi HIV dimulai 20 tahun lalu, stereotipe yang beredar di masyarakat tentang penderita HIV yaitu para gay, pemakai narkoba dan para pekerja seks komersial lah yang mendapat label tersebut. Faktanya, semua orang bisa terkena HIV, dari usia tua, muda , kaya, miskin, wanita, pria, maupun anak – anak dan dari berbagai macam profesi.
2. Seks oral tak seaman yang diipikirOral seks seringkali dianggap sebagai cara "aman" melakukan hubungan seksual. Faktanya, berdasar penelitian, cairan tubuh yang terinfeksi seperti semen dan sekresi vagina yang mengandung konsentrasi virus HIV tinggi bisa memasuki aliran darah melalui membran mukosa mulut.
3. Jangan cuma khawatir hamil Banyak remaja percaya, satu – satunya resiko berhubungan seks tanpa proteksi adalah kehamilan. Karena itu dipakailah pil KB, oral seks dan ejakulasi di luar demi mencegah kehamilan. Padahal, banyak hal yang harus dikhawatirkan selain kehamilan, yakni adanya penyakit menular seksual (PMS) seperti sifilis, herpes, termasuk HIV yang bisa mengancam kehidupan.
4. Kadang orang tidak mengatakan sesungguhnya dan kita tidak tahu kenyataannyaCoba Anda pikir sejenak kalimat di atas. Berapa banyak orang yang mengakui bahwa mereka menderita HIV jika ditanya oleh pasangan barunya? Berapa banyak orang yang mengakui kehidupan seksual mereka ketika mereka baru mengenal seseorang? Berapa banyak orang yang benar – benar mengetahui status HIV mereka dan status kesehatan orang – orang yang bersama mereka sebelumnya? Sebuah pernyataan " partner saya tidak mengidap HIV" hanya bisa diterima jika disertai dengan bukti nyata tes HIV negatif. Tanyalah dengan jelas status HIV mereka dan mintalah mereka melakukan tes sebagai bukti.
5. Belum ada obat untuk si pembunuhMeski orang dengan HIV/AIDS (ODHA) bisa hidup lebih lama berkat obat antiretroviral, obat ini tidak menyembuhkan. Kalau pun obat-obat ini melindungi dari infeksi opportunistik ini bukanlah "jalan pintas" dari infeksi HIV. Obat ini bahkan menyebabkan efek samping seperti diare, kelelahan berlebihan, kemerahan, mual dan muntah.

fast and furious tokyo

Tokyo merupakan salah satu kota terbesar dan terpadat di dunia. Ibukota negara Jepang ini juga menjadi simpul utama kegiatan ekonomi Asia, bahkan dunia. Boleh dibilang ini adalah salah satu kota tersibuk di muka bumi. Tetapi, herannya jalan-jalan raya di kota ini terkesan sepi, nyaris tak pernah macet. Mereka yang pernah tinggal atau berkunjung ke Tokyo, Jepang, pasti terkesan dengan suasana disiplin dan teraturnya nadi kehidupan di kota tersebut. Di jalan-jalan raya nyaris tak dijumpai kemacetan. Tak terdengar pula bising bunyi klakson atau orang mengumpat karena ada kendaraan umum yang membuat macet atau menyalib sembarangan. Para pejalan kaki menyeberang di tempat yang sudah ditentukan. Tampak para pekerja kantoran yang selalu berpakaian rapih berbaur dengan anak-anak remaja yang berpakaian modis dan masyarakat umum, menyeberang di zebra cross. Mereka berjalan tertib walau dengan langkah cepat dan terkesan tergesa-gesa. Tidak seorang pun menyeberang ketika lampu lalu-lintas untuk pejalan kaki bertanda merah. Sebaliknya, ketika lalu-lintas untuk pejalan kaki menyala hijau, tidak ada pengendara mobil yang berusaha menyalib. Semua berhenti dengan teratur dan disiplin. Tokyo dengan jumlah penduduk sekitar 9-10 juta jiwa, hanya terpaut sedikit di bawah Jakarta, tidak terlihat penuh sesak manusia. Jalanan terasa sepi, tidak dipadati kendaraan seperti halnya di Jakarta. Herannya lagi, kendaraan roda dua jarang terlihat di jalanan kota ini. Orang-orang di sana lebih suka mengendarai sepeda untuk perjalanan jarak dekat. Sepeda-sepeda tampak terparkir berderet rapih dan teratur di trotoar jalan tanpa dikunci. Mayoritas warga kota ini, ternyata lebih memilih menggunakan kereta api sebagai sarana transportasi utama, ketimbang menggunakan mobil pribadi atau kendaraan roda dua, yang tak hanya menimbulkan polusi, tetapi juga keserawutan di jalan raya. Banyaknya warga yang menggunakan kereta api itulah yang membuat jalan-jalan di Tokyo tidak macet.
Sebagian besar jalur kereta api di Tokyo berada di bawah permukaan tanah atau subway. Ada 12 jalur kereta subway yang jalurnya digambarkan dengan simbol warna yang berbeda. Delapan jalur dilayani oleh Teito Rapid Transit Authority yang disingkat TRTA atau disebut Eidan Subway dan empat jalur lainnya oleh Toei Subway. Kereta api subway ini beroperasi mulai pukul 5 pagi hingga pukul 1 tengah malam. Orang yang baru pertama kali datang ke Tokyo sekalipun dijamin tidak akan nyasar bila menggunakan kereta api subway ini. Soalnya di atas setiap pintu gerbong kereta tertera daftar jalur rute dan tujuan stasiun berikutnya. Bermodalkan peta kota dan peta jalur kereta, orang pun tak akan kesulitan mencapai tempat yang dituju. Umumnya tempat-tempat tujuan itu letaknya tidak jauh dari stasiun. Soal kebersihan dan kenyamanan gerbong kereta jangan ditanya. Cuma kita bakal kesulitan mendapatkan tempat duduk, terutama jika kita naik di stasiun yang berada di pertengahan jalur. Hal ini disebabkan begitu banyaknya warga yang memanfaatkan kereta ini terutama pada jam-jam sibuk berangkat atau pulang kantor. Tetapi, orang Jepang sudah sangat terbiasa berdiri di kereta. Tidak jarang ditemui penumpang kereta yang tidak mau duduk walau ada kursi yang kosong. Konon sekitar 3-4 juta orang menggunakan subway setiap hari. Ini yang menyebabkan Tokyo terkesan sepi dari lalu lalang manusia dan kendaraan walau penduduknya padat. AKHIR TAHUN Kapan waktu terbaik berkunjung ke Tokyo? Biro-biro perjalanan biasanya merekomendasikan kunjungan dilakukan pada musim gugur dan musim semi. Saat itu udara di sana sangat sejuk dan pemandangannya sangat indah dengan ditandai warna-warni daun pepohonan dan mekarnya berbagai jenis bunga. Musim semi jatuh pada bulan Maret hingga Mei, sedangkan musim gugur berlangsung pada September hingga November. Tetapi menikmati liburan Natal dan pergantian tahun di Tokyo juga cukup menarik. Walaupun mayoritas orang Jepang bukan beragama Kristen, dan tanggal 25 Desember bukan hari libur nasional, namun suasana Natal sangat terasa di sana. Pohon Natal yang dihiasi lampu warna warni banyak dijumpai di sudut-sudut kota, tempat keramaian, dan pusat pertokoan. Ada pula budaya memberikan hadiah saat hari Natal. Orang tua memberikan hadiah Natal kepada anak-anaknya, dan yang punya pasang-an saling memberikan hadiah dengan kekasihnya Liburan Tahun Baru juga sangat penting bagi orang Jepang. Mereka biasanya menghabiskan malam Tahun Baru bersama keluarga. Sebagian besar bisnis sudah tutup mulai tanggal 29 atau 30 Desember hingga 4 Januari, tergantung pada jenis bisnisnya. Anda perlu pertimbangkan dengan baik jadwal keberangkatan jika ingin berlibur akhir tahun di sana. Sebab selama periode pekan ter-akhir Desember dan pekan pertama Januari merupakan musim perjalanan tersibuk di Jepang. Banyak orang Tokyo yang melakukan perjalanan keluar kota untuk merayakan Natal dan Tahun Baru. Sangat sulit membuat reservasi untuk transportasi dan akomodasi selama waktu tersebut. LOKASI WISATA Kota Tokyo memiliki sejumlah objek wisata menarik yang wajib dikunjungi jika Anda berkesempatan ke sana. Berikut adalah sebagian di antaranya. GINZA
Ini merupakan kawasan perbelanjaan paling eksklusif di Tokyo. Wilayah ini didirikan pada 1612 selama zaman Edo. Pada saat Jepang membuka pintu bagi perdagangan luar negeri di tengah tahun 1800-an, daerah ini mengalami perkembangan yang cepat. Kini berbagai kompleks kantor komersial, toko, restoran, bar, klub dansa dan galeri seni ada di sini. Dulu presiden Soekarno selalu belanja di Ginza jika sedang melakukan kunjungan kenegaraan di Jepang Selagi di Ginza, Anda bisa mencoba sake di Nihonshu, menikmati pertunjukan animasi berteknologi tinggi, mencoba produk baru di Sony Center, atau mengasah kemampuan fotografi Anda setelah melihat apa yang ditampilkan dalam galeri Nikon. TOKYO IMPERIAL PALACE
Ini merupakan istana kediaman utama Kaisar Jepang. Istana yang berada dalam sebuah area seperti taman besar ini terletak di Chiyoda, tak jauh dari stasiun Tokyo. Ada beberapa bangunan di dalamnya seperti istana utama (Kyuden) dan rumah pribadi dari keluarga kerajaan. Saat ini, keluarga kerajaan Jepang tinggal di Istana Kekaisaran. Area istana yang terbuka untuk umum hanyalah taman yang berada di bagian timur istana. Keindahan dan ketenangan tempat ini membuatnya menjadi salah satu tempat yang patut dikunjungi. TAMAN NASIONAL SHINJUKU
Taman ini baru terbuka untuk masyarakat umum sejak 60 tahun terakhir, tetapi taman ini telah ada sejak zaman Edo. Ribuan jenis tanaman dan pohon di lahan seluas 58,3 hektare ini menghiasi jembatan, kolam koi, jalur jogging dan patung taman. Waktu terbaik mengunjungi taman ini adalah bulan April saat bunga sakura bermekaran atau pada bulan Oktober, musimnya bunga serunai. Para penggemar tanaman juga bisa menikmati rumah kaca yang memiliki berbagai jenis flora tropis. PASAR TSUKIJI
Di sinilah tempat berkumpulnya para pecinta seafood dan sushi. Di pasar ikan terbesar di dunia ini dijual berbagai jenis ikan air tawar dan ikan laut. Di tempat ini pengunjung bisa mencicipi sushi yang dihidangkan di piring-piring berjalan. Hidangan ini pertama kali diperkenalkan di sini. Pasar ini menyediakan lebih dari 400 tipe seafood yang berbeda, mulai dari ikan sarden yang kecil sampai ikan tuna seberat 300 kilogram serta rumput laut yang murah sampai kaviar yang mahal. TOKYO TOWER
Tokyo Tower merupakan salah satu obyek menarik yang menjadi kebanggaan Jepang. Tingginya 333 meter. Desain menara ini mengikuti Menara Eiffel di Paris, Perancis. Tapi, ia lebih tinggi 8,6 meter dibanding Menara Eiffel. Ini merupakan bangunan menara baja tertinggi di dunia yang tegak sendiri di permukaan tanah. Rangka-rangka baja yang dicat dengan warna oranye dan putih membuat menara ini bisa dilihat dari berbagai lokasi di pusat kota. Di empat lantai terbawah menara ini, terdapat berbagai sarana hiburan, restoran dan pusat perbelanjaan. Pengunjung bisa menikmati kota Tokyo dari ketinggian 250 meter menara ini. Dengan menggunakan teropong, kita bisa melihat obyek-obyek menarik, seperti Gunung Fuji di arah barat Tokyo, Tokyo Disneyland, kawasan Ginza, Asakusa, NHK Broadcast Museum, Istana Kerajaan Jepang, kawasan Shinagawa, dan Yokohama. ASAKUSA
Obyek wisata utama di Asakusa adalah kuil Senso-ji. Meskipun tempat ini merupakan tempat peribadatan agama Budha, namun ramai dikunjungi wisatawan. Daya tarik kuil ini terletak pada sejarahnya yang sudah berusia 1.300 tahun lebih. Sebelum memasuki gerbang kuil kita akan melewati Asakusa-dori Ave, yakni sebuah lorong dengan panjang sekitar 150 meter, yang dipenuhi toko-toko kecil. Di pasar wisata ini banyak dijual barang kerajin-an, jajanan khas Jepang hingga ikan laut kering. TOKYO DISNEY RESORT
Obyek wisata utama di Asakusa adalah kuil Senso-ji. Meskipun tempat ini merupakan tempat peribadatan agama Budha, namun ramai dikunjungi wisatawan. Daya tarik kuil ini terletak pada sejarahnya yang sudah berusia 1.300 tahun lebih. Sebelum memasuki gerbang kuil kita akan melewati Asakusa-dori Ave, yakni sebuah lorong dengan panjang sekitar 150 meter, yang dipenuhi toko-toko kecil. Di pasar wisata ini banyak dijual barang kerajin-an, jajanan khas Jepang hingga ikan laut kering. TOKYO DISNEY RESORT “Welcome to the Kingdom of Dreams & Magic”, itulah slogan dari Tokyo Disney Resort. Taman hiburan keluarga seluas 200 hektar ini memiliki lebih dari 80 atraksi yang terbagi dalam Disneyland Park dan Disneysea Park. Tokyo Disneysea merupakan Disneysea satu-satunya di dunia. Ada beragam wahana permainan tersaji di tempat ini. Di Disneyland, misalnya, pengunjung bisa merasakan suasana perjalanan yang menarik melalui Laut Karibia pada malam hari dan menyusuri sungai di hutan Amazon. Ada pula atraksi perjalanan kereta api menyusuri tambang-tambang tua di dunia para koboi. Di Disneysea ada sejumlah atraksi menarik, seperti Tower of Terror, The Magic Lamp Theater, Sinbad’s Storybook Voyage, Journey to the Centre of the Earth, Raging Spirits, Mermaid Lagoon, dan Venetian Gondolas. HARAJUKU
Adalah sebutan populer untuk kawasan di sekitar Stasiun JR Harajuku, Distrik Shibuya, Tokyo. Kawasan ini terkenal sebagai tempat anak-anak muda berkumpul. Harajuku bukan sebutan resmi untuk nama tempat, dan tidak dicantumkan sewaktu menulis alamat. Sekitar tahun 1980-an, Harajuku merupakan tempat berkembangnya subkultur Takenoko-zoku. Sampai hari ini, kelompok anak muda berpakaian aneh bisa dijumpai di kawasan Harajuku ini. RG

AMSTERDAM-STAD ZONDER AUTO

Dibanding ibukota negara lainnya di Eropa, Amsterdam tergolong kecil dalam ukuran luas wilayah. Kita bisa menjangkau semua sudut kota ini dengan mudah. Dengan jumlah penduduk yang hanya 750 ribuan, Amsterdam juga tak masuk kategori metropolis. Secara fisik, nyaris tak dijumpai rimba beton gedung-gedung pencakar langit seperti di kota-kota besar pada umumnya. Tak ada pula tempat wisata monumental yang megah seperti Colosseum-nya Roma atau menara Eiffel-nya Paris di kota ini. Tapi itu bukan berarti Amsterdam tak menarik untuk dikunjungi. Amsterdam menawarkan suasana eksotik dengan model bangunan klasik abad pertengahan. Tata kotanya cukup teratur dengan memusat ke tengah dan diapit oleh sungai-sungai. Kotanya terasa sangat sejuk dan asri karena cukup banyak pohon dan taman. Puluhan kanal yang membelah kota ini membuat setiap sudut jalan terlihat indah. Bentuk jalan dan kanal rata-rata mirip, yang membuat orang sering “nyasar” jika tak dibekali peta. Menurut survei terbaru majalah Forbes, Kota Amsterdam termasuk salah satu dari 10 kota hunian ternyaman di Eropa. Di kota ini terdapat sungai transportasi atau kanal-kanal terindah di seluruh Eropa, juga taman, sekolah internasional, dan museum terbaik. Dam Square adalah salah satu tempat yang menarik dikunjungi. Kabarnya pedestrian Museum Fatahillah di kawasan Kota Tua Jakarta merupakan replika Dam Square. Ini adalah tempat berkumpulnya orang-orang, duduk-duduk sambil melihat kawanan burung merpati. Di sini juga terdapat museum Madame Tussauds. Dari sana kita bisa menelusuri tempat-tempat menarik lainnya seperti museum nasional, istana ratu, pasar bunga di Bloemenmark, dan pasar buah di Prinsengracht. Obyek wisata yang paling diminati para turis adalah Old Center (Kota tua). Di sini terdapat sebuah kawasan yang boleh dibilang sebagai ikonnya Amsterdam, bernama Red Light District. Ini sebuah kawasan prostitusi legal. Jika di banyak negara prostitusi diharamkan, di Belanda, khususnya di Amsterdam, bisnis esek-esek ini dilegalkan. Bisnis ini memberikan masukan yang sangat besar bagi negara karena para pekerja seks harus membayar pajak. Red Light District sudah terkenal di dunia sejak abad ke-14. Di lokasi ini banyak terdapat teater, toko-toko, museum seks, coffee shop, restaurant dan bar. Tapi, Kincir Angin yang merupakan ikon Belanda tak dijumpai di Amsterdam. Itu adanya di kota Eindhoven. Amsterdam bukanlah tempat yang tepat untuk alat ini karena embusan anginnya kurang begitu kuat untuk menggerakkan kincir. Walau begitu, kita bisa melihatnya di Molen Van Sloten, sebuah tempat di luar kota Amsterdam. Tapi, kincir angin yang ada di sini lebih berfungsi sebagai aksesoris.
SEPEDA DIMANA-MANA Berkeliling Kota Amsterdam tidaklah sulit. Sebagaimana kota-kota besar lainnya di dunia, Amsterdam memiliki sarana transportasi massal yang baik. Semua moda transportasi umum, seperti trem, bus, hingga kereta api bermuara dan terkoneksi di Central Station. Untuk pergi ke berbagai tujuan, kita bisa memilih naik trem atau bis. Rute trem dan bis menjangkau semua sudut kota. Jumlahnya juga banyak sehingga penumpang tidak perlu menunggu lama. Naik trem cukup nyaman karena murah, bersih, dan tidak bising. Tiket trem bisa dibeli di banyak toko. Di setiap halte perhentian trem maupun bis selalu tersedia petunjuk rute yang cukup jelas, sehingga orang asing sekali pun dapat dengan mudah mengetahui nomor kendaraan yang akan mereka tumpangi berikut stasiun-stasiun perhentian yang akan dilewati. Menariknya, moda transportasi umum yang terbilang sudah modern itu ternyata bukanlah alat transportasi utama bagi warga Amsterdam. Mereka memilih sepeda sebagai transportasi utama dalam berkegiatan setiap hari, seperti ke tempat kerja, ke sekolah, berbelanja dan sebagainya. Sekitar tiga perempat dari warga kota ini menggunakan sepeda sebagai kendaraan sehari-harinya. Ke mana arah mata memandang, di sana terlihat orang mengayuh sepeda. Dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. Dari pelajar, buruh, pegawai swasta dan pemerintah hingga anggota masyarakat lainnya, hampir semua menggunakan sepeda. Sepeda yang digunakan berbagai macam ragam merk. Dari model klasik hingga balap. Tetapi, sebagian besar sepeda yang mereka gunakan adalah onthel, model dames (perempuan) dan laki-laki (batangan), yang tak punya gigi seperti yang banyak digunakan para pengojek sepeda di Jakarta. Ada perbedaan yang menyolok antara pesepeda di Indonesia dengan di Belanda khususnya Amsterdam. Di Negeri Kincir Angin, orang bersepeda mengenakan pakaian formil, jas plus dasi bagi yang laki-laki, dan yang wanita mengenakan gaun, merupakan hal yang biasa. Di Indonesia, mereka yang bersepeda ke tempat kerja umumnya mengenakan pakaian sport.
Rupanya bersepeda sudah mendarah daging di kalangan masyarakat Amsterdam. Banyak orang tidak mau membeli kendaraan bermotor, selain alasan harga bensin yang sangat mahal, juga karena kurang praktis. Bagi mereka, bersepeda lebih luwes dalam mendukung aktivitas harian mereka. NYAMAN Jangan ditanya soal kenyamanan bersepeda di sana. Para pengendara sepeda tidak perlu takut kena macet atau diserempet mobil. Kehadiran puluhan ribu sepeda di jalanan juga tidak membuat carut marut lalulintas. Sebab sudah ada jalur-jalur khusus untuk sepeda, pejalan kaki dan kendaraan bermotor, lengkap dengan rambu-rambu lalu lintas.
Masing-masing jalur ditandai dengan warna berbeda. Merah adalah warna jalan kusus sepeda. Putih atau abu-abu untuk pejalan kaki dan hitam untuk kendaraan bermotor. Sesempit apapun ukuran jalan pasti akan di bagi sedemikian rupa menjadi tiga warna ini. Tercatat panjang jalur sepeda di Amsterdam adalah 400 kilometer. Rata-rata lebar jalur sepeda adalah 1,5 meter. Berada di sebelah trotoar untuk pejalan kaki. Sedangkan untuk mobil, kebanyakan hanya disediakan satu lajur mobil untuk masing-masing arah. Jalur mobil juga digunakan untuk moda transportasi lainnya, seperti trem dan bus.
Fasilitas parkir sepeda disediakan di tempat-tempat umum seperti stasiun kereta, sepanjang tepi kanal-kanal, dan pusat perbelanjaan. Tempat parkirannya sangat luas. Di setiap stasiun kereta api, misalnya, terdapat lahan parkir yang bisa menampung hingga 10 ribuan sepeda. Para penumpang kereta pun diperbolehkan membawa sepeda mereka ke dalam gerbong kereta. Namun, problem utama yang hingga kini selalu terjadi adalah pencurian sepeda. Hampir 80 ribu sepeda dilaporkan hilang karena digondol maling tiap tahunnya. Rata-rata sepeda curian itu dijual ke negara tetangga seperti Belgia. Karena rawan kecurian itulah sepeda-sepeda di Amsterdam selalu dilengkapi dua macam kunci pengaman, yakni kunci roda dan rantai, agar bisa diikatkan ke pagar atau tiang saat parkir. Pengamanan itu tak hanya untuk sepeda mewah dan mahal, tetapi juga sepeda tua yang sudah peyot. Walau sepeda dinomorsatukan di jalanan, namun itu tak berarti tak ada aturan buat mereka. Selain harus berjalan di jalur khusus, ada pula zona larangan bersepeda atau parkir sepeda. Mereka yang melanggar akan dikenai sanksi. Sepeda yang parkir di sembarang tempat dipastikan akan diangkut oleh petugas Pusat Urusan Sepeda Amsterdam atau AFAC (Amsterdam Fiets Afhandel Centrale). Sepeda-sepeda itu lantas dikandangkan di suatu tempat sampai pemilik sepeda mengurus administrasi pembebasan sepedanya.
Administrasi persepedaan di kantor AFAC ini sangat rapih. Semua sepeda yang ‘“digaruk” terdata lengkap di komputer. Sepeda-sepeda itu disimpan di sebuah tempat penampungan yang begitu besar. Ada ribuan sepeda hasil tangkapan di sana. Untuk mendapatkan kembali sepeda itu, sang pemilik harus membayar uang denda. Jika tak diambil selama tiga bulan, maka sepeda-sepeda tadi akan dijual murah ke lembaga-lembaga sosial atau disumbangkan ke negara-negara dunia ketiga. Kenyamanan dan kelengkapan fasilitas bersepeda itulah yang mungkin membuat Amsterdam berada di urutan teratas daftar 10 kota dengan predikat sebagai kota yang menyediakan fasilitas bersepeda terbaik di dunia berdasarkan penelitian yang dilakukan Virgin-Vacations belum lama ini. Sembilan kota berikutnya adalah Portland (Oregon, AS), Copenhagen (Denmark), Boulder (Colorado, AS), Davis (California, AS), Sandnes (Norwegia), Trondheim (Norwegia), San Francisco (California, AS), Berlin (Jerman), (Barcelona, Spanyol). RND

FLORES,WHEN HEAVEN TOUCHES NATURE

Pulau Flores memiliki panorama alam yang unik dan keberagaman budaya . Nama Flores berasal dari bahasa Portugis , Cabo de Flores , yang berarti Tanjung Bunga . Tidak diketahui kenapa orang Portugis yang berlabuh pertama kali di ujung timur pulau itu pada 1600-an memberi Nama demikian. Pulau dengan kontur alam bergunung-gunung dan berbukit-bukit ini disebut pula dengan nama Nusa Nipa atau Pulau Ular karena bentuknya yang mirip ular.
Flores merupakan salah satu dari tiga pulau besar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dua pulau lainnya adalah Pulau Timor dan Pulau Sumba. Secara administratif, Flores terbagi dalam 8 kabupaten, yaitu Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, dan Flores Timur. Sedikit di sebelah timur pulau ini ada Pulau Alor dan Lembata yang merupakan kabupaten tersendiri, tapi secara kultural masuk rumpun Flores. Ada dua gerbang utama masuk ke Flores, yakni Labuan Bajo dan Maumere. Labuan Bajo merupakan kota pelabuhan dan kota wisata di ujung barat yang juga merupakan ibukota Kabupaten Manggarai Barat. Kota ini juga menjadi gerbang menuju kawasan Taman Nasional Komodo, tempat dimana binatang purba Komodo berada. Adapun Maumere merupakan kota terbesar yang terletak di belahan timur pulau ini. Kota-kota lain seperti Ruteng,Ende dan larantuka,juga menjadi pintu masuk alternatif.akses menuju flores sangat mudah
Bisa ditempuh melalui jalur udara, darat dan laut. Yang lebih mudah adalah dari Denpasar. Penerbangan langsung dari Denpasar ada setiap hari ke Maumere, Labuan Bajo, Ruteng dan Ende. Jalur laut bisa dilalui dengan meggunakan kapal Pelni, kapal cepat atau kapal pesiar dari Bali. Mereka yang senang bertualang bisa memilih jalur darat dengan moda transportasi bis antar provinsi atau mobil pribadi, langsung dari Jakarta. Jalur darat ini akan melintasi Pulau Bali, lalu menyeberang ke Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa di Nusa Tenggara Barat (NTB), dan berakhir dengan penyeberangan ke Labuan Bajo. Tidak begitu melelahkan karena sebagian rute perjalanan menggunakan kapal penyeberangan. Juga tidak membosankan karena jalur ini merupakan lintasan destinasi wisata nasional dari Bali, Nusa Tenggara Barat hingga ke Flores. Artinya, para pengunjung dapat menikmati Bali, Lombok, dan Flores dalam satu rangkaian perjalanan yang menakjubkan. Selanjutnya menjelajahi Flores lewat jalur darat dari arah barat akan dimulai dari Labuan Bajo dan berakhir di Larantuka, ibukota kabupaten Flores Timur, kota di ujung timur. Panjang perjalanan kurang lebih 450 kilometer. Bisa juga memulai perjalanan dari timur di Maumere lalu ke barat. Berikut adalah sejumlah lokasi wisata menarik yang perlu dikunjungi di Flores. Tempat-tempat wisata ini diurut dari barat ke timur, jika perjalanan Anda dimulai dari Labuan Bajo. TAMAN NASIONAL KOMODO Ini merupakan kawasan di mana kadal raksasa purba Varanus Komodoensis atau yang dikenal dengan Komodo berada. Taman Nasional Komodo (TNK) masuk dalam wilayah Kabupaten Manggarai Barat, ujung barat Pulau Flores. Binatang mamalia yang disebut Ora oleh masyarakat setempat, hidup dan berkembang
Biak diPulau Komodo,Rinca dan Gilimotang tak cuma kadal Raksasa yang menjadi daya tarik TNK,terdapat 260 jenis terumbu karang yang disebut sebut sebagai terumbu karang terindah didunia karena bentuk dan warnanya beranekaragam. Perairan TNK juga merupakan jalur lintasan sekitar 10 jenis paus, 6 jenis lumba-lumba dan ikan duyung dugong, serta 1.000 jenis ikan bernilai ekonomis tinggi. Perairan di sekitar Pulau Komodo juga menjadi tempat yang menarik untuk snorkeling dan diving. Dalam kawasan TN Komodo, khususnya di Pulau Komodo, tercatat sekitar 360 kepala keluarga hidup, yang hampir semuanya orang asli Komodo. Penduduk lokal ini menganggap kadal raksasa tadi sebagai leluhur mereka. Konon satwa purba tersebut merupakan anak dari hasil perkawinan antara leluhur mereka bernama Majo dan seorang putri naga ajaib. Dari perkawinan itu, putri naga melahirkan anak kembar, yakni seorang pria berwujud manusia yang dinamai “Gerong” dan seorang putri berwujud naga yang dinamai “Ora”. Itu sebabnya orang Komodo menamai binatang langka dunia itu dengan sebutan “Ora”. Buat yang suka trekking, ada rute trekking jarak pendek 2 km, jarak menengah 4-5 km, dan jarak panjang 8-10 km, baik di Pulau Komodo maupun Pulau Rinca. Trekking disini mengasyikkan, karena selain menyusuri hutan kering, kita juga bisa berjumpa beberapa komodo. Dari puncak tertinggi di kedua pulau itu, kita bisa melihat garis pantai dan laut yang biru di kejauhan. Setelah puas berkelana di Komodo, kita kembali ke Labuan Bajo untuk beristirahat. Dari Labuan Bajo, kita bisa melanjutkan perjalanan ke Ruteng, ibukota Kabupaten Manggarai, yang berjarak tempuh tiga jam dengan kendaraan roda empat. Di dekat kota berhawa dingin ini terdapat situs sejarah bernama Liang Bua. Beberapa tahun lalu, di dalam gua seluas setengah hektar ini, ditemukan kerangka Homo Floresiensis atau Manusia Flores, spesies manusia prasejarah berukuran kecil, de-ngan ukuran tinggi satu meter dan memiliki tengkorak seukuran jeruk. TAMAN LAUT RIUNG Tempat wisata berikutnya adalah Taman Laut Riung di Kabupaten Ngada. Lama perjalanan dari Ruteng ke Bajawa, ibukota Kabupaten Ngada, sekitar lima jam menggunakan mobil. Taman Laut Riung berada di pesisir utara. Kawasan ini merupakan gugusan pulau-pulau besar dan kecil, dengan jumlah 17 pulau, yang terkenal dengan pasir putih dan air lautnya yang jernih. Berbagai aktivitas dapat dilakukan di sini seperti berperahu menikmati keindahan pulau-pulau kecil, mengamati kawanan kalong di Pulau Ontoloe, atau bersnorkeling menikmati keindahan terumbu karang.Di Ngada, terdapat banyak kampung tradisional. Di antaranya yang terkenal adalah Kampung Bena. Kampung ini terletak di kaki Gunung Ineria, tidak jauh dari Bajawa. Perkampungan adat ini terkenal karena keberadaan sejumlah bangunan megalitik dari zaman batu dan tata kehidupan masyarakatnya yang masih mempertahankan keaslian budaya nenek moyang. Selain itu barang kerajinan tenun ikat menarik dan unik juga dapat diperoleh di Bena.
DANAU KELIMUTU Dari Bajawa, perjalanan wisata berlanjut ke Ende. Kota tua yang terletak di bagian tengah Flores ini terkenal dengan danau tiga warna Kelimutu. Mereka yang ingin langsung ke Kelimutu, tanpa harus melalui Labuan Bajo, bisa mengambil penerbangan langsung dari Denpasar menuju Ende atau Maumere. Tempat wisata ini berada di Moni, kurang lebih dua jam perjalanan dengan mobil dari Ende atau tiga jam dari Maumere. Danau Kelimutu merupakan tiga danau yang terletak di tiga kawah gunung Kelimutu. Kelimutu merupakan gabungan dari kata Keli yang berarti gunung dan Mutu yang berarti mendidih. Danau ini dianggap ajaib dan mistis karena warna air ketiga danau tersebut berubah-ubah, seiring dengan perjalanan waktu. Sebelumnya warna danau ini adalah merah, hijau dan biru. Pada pertengahan 2006 lalu terjadi beberapa kali perubahan terutama pada dua danau yang letaknya bersebelahan yakni Danau Arwah Muda-mudi (tiwu nua muri ko`o fai) dan Danau Arwah Tukang Tenung (tiwu ata polo). Danau Arwah Muda-mudi yang sebelumnya berwarna hijau, sempat berubah menjadi biru. Sementara Danau Tukang Tenung atau Orang Jahat yang sebelumnya berwarna cokelat tua berubah warna agak keme-rah-merahan. Satu danau yang letaknya terpisah disebut Danau Arwah Orangtua (tiwu ata mbupu) tetap berwarna hijau tua/lumut. Pagi hari adalah waktu yang terbaik untuk menyaksikan Danau Kelimutu. Menjelang tengah hari, apalagi sore hari, biasanya danau diselimuti kabut yang menghalangi pandangan. SEMANA SANTA Selain wisata alam dan adat istiadat, salah satu wisata andalan Flores adalah wisata religi. Di Larantuka, ibukota Flores Timur, ada sebuah acara religi yang bernama Samana Santa. Semana Santa merupakan perayaan religi saat Paskah yang berpuncak pada prosesi Jumat Agung. Ini merupakan tradisi unik peninggalan Portugis, yang masih tetap hidup di Larantuka. Setiap tahun, menjelang dan pada saat perayaan Paskah, kota yang terletak di bibir pantai ujung timur Pulau Flores ini dibanjiri ribuan peziarah dari berbagai kota di pelosok Tanah Air, bahkan dari luar negeri
Di kota Larantuka ini banyak ditemukan simbol-simbol Katolik seperti patung Yesus, patung Bunda Maria, gereja maupun kapela. Larantuka didatangi bangsa Portugis pada abad 16. Di Lohayong, hingga kini masih terdapat sebuah benteng peninggalan Portugis. Tidak jauh dari Larantuka, tepatnya di Lamalera, Pulau Lembata, kita bisa menyaksikan tradisi penangkapan ikan paus oleh para nelayan setempat. Atraksi yang menarik minat wisatawan mancanegara ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Sekelompok nelayan melakukan penangkapan ikan raksasa itu dengan metode yang masih sangat tradisional.

Senin, 12 September 2011

[lirik]makna islami dari lagu letto- sanadaran hati... yakinkah ku berdiri di hempa tanpa tepi bolehkah aku mendengarmu terkubur dalam emosi tanpa bisa bersembunyi aku dan nafasku merindukanmu terpuruk ku di sini terangi dia yang sepi dan ku tahu pasti kau menemani dalam hidupku kesendirianku teringat ku teringat pada janjimu ku terikat hanya sekejap ku berdiri kulakukan sepenuh hati peduli ku peduli siang dan malam yang berganti pedihku ini tak ada arti jika kaulah sandatan hati kaulah sandaran hati sandaran hati inikah yang kau mau benarkah ini jalanmu hanyalah engkau yang ku tuju pegang erat tanganku bimbing langkah kakiku aku hilang arah tanpa hadirmu dalam gelapnya malam hariku di hempa tanpa tepi bolehkah aku mendengarmu terkubur dalam emosi tanpa bisa bersembunyi aku dan nafasku merindukanmu terpuruk ku di sini terangi dia yang sepi dan ku tahu pasti kau menemani dalam hidupku kesendirianku maknanya kala manusia merasa hampa setidaknya manusia. kembali mendengar kalam Allah, di kala resah dan terpuruk teringat ku teringat pada janjimu ku terikat hanya sekejap ku berdiri kulakukan sepenuh hati maknanya kita harus mengingat bahwa kita telah berjanji kepada ALLAH dengan kalimat syahadat tanda kita masuk islam... juga bahwa hidup ini hanya singkat, kita harus mengisinya dengan amalan2 terbaik yang kita mampu peduli ku peduli siang dan malam yang berganti pedihku ini tak ada arti jika kaulah sandatan hati kaulah sandaran hati sandaran hati maknanya kita harus peduli terhadap waktu. Dan disini ada potongan surat Ali Imron/ Al-Baqarah(ane lupa) yang menyatakan kita diperintahkan untuk memperhatikan malam dan siang yang berganti karena di sana ada ayat2 kauniyah Allah. juga jika kita telah pasrah kepada Allah, maka segala masalah yang kita sandarkan kepada Allah akan menjadi ringan...