Selasa, 06 Desember 2011
(GoVlog) LGBT dan ODHA bukan seorang kriminal
Beberapa waktu yang lalu saya menyempatkan browsing tentang kaum LGBT ( lesbian, gay, bisexual, transgender) dan HIV/AIDS. Dari beberapa artikel yang saya baca menunjukkan adanya peran serta kaum LGBT dalam menanggulangi HIV/AIDS, tetapi ada juga artikel yang menganggap bahwa kaum LGBT adalah seorang kriminal. Dari hal itulah saya kali ini akan membahas LGBT dan HIV/AIDS.
Terkadang sebagian orang menganggap kaum LGBT seperti orang yang berbeda. Tapi sebenarnya apa yang membedakan?. justru membeda-bedakan itu lah yang akan menimbulkan tumbuhnya stigma-stigma negatif terhadap kaum LGBT, dan pantas saja mereka merasa terdiskriminasi. apakah pantas bila kita makhluk sesama tuhan saling membedakan?
Yang perlu kita pelajari adalah "bagaimana cara kita agar tidak melihat sesuatu dari hal negatif saja". Semua orang menganggap bahwa kaum LGBT hanya mengumbar nafsu belaka. tapi nyatanya tidak semua seperti itu. Tidak hanya orang normal saja, Kaum LGBT juga mampu mencetak prestasi. salah satunya adalah Gigi fernandes petenis asal San Juan, Puerto Rico. dia berhasil mengoleksi 17 gelar ganda putri turnamen grand slam ditambah dengan 2 medali emas olimpiade.Terbukti bahwa seorang LGBT juga mampu mencetak prestasi seperti orang lainnya.
Tidak ada yang menginginkan menjadi seorang gay atau lesbian. Sebenarnya kaum LGBT adalah kaum yang rentan merasa kesepian, hal itulah yang menyebabkan dirinya terdorong untuk menjadi seorang gay atau lesbian. saya rasa menjadi seorang gay atau lesbian menyangkut hak nya masing-masing. dan seharusnya kita membantu mereka untuk kembali ke jalan yang benar, bukannya men-judge dan menganggap mereka salah.
Lalu apa hubungan kaum LGBT dengan ODHA?
Di beberapa LSM HIV/AIDS saya sering menemui beberapa anggotanya terdiri dari komunitas LGBT, Tujuan mereka mengikuti LSM tersebut sebenarnya simpel, mereka hanya ingin keberadaanya diterima masyarakat, dan turut serta dalam pencegahan HIV/AIDS. apa kita masih berhak menyalahkan mereka? tentu saja tidak. kita harus tau bahwa LGBT dan ODHA sangat berkaitan erat, dengan tujuan positif dari LGBT terhadap pengidap HIV/AIDS apa masih bisa dianggap kriminal?.
bagi saya kriminalitas adalah apabila seseorang melakukan kejahatan. tapi LGBT bukanlah tindakan kriminal. bukankah negara indonesia adalah negara demokrasi, dan sudah menjadi hak mereka untuk menjadi apa yang mereka inginkan, asal dalam segi positif.
Dengan banyaknya LSM untuk para LGBT yang membantu pencegahan HIV/AIDS, apa salahnya kita membantu dan mendukung niat baik mereka. bukankah begitu kawan?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar